Senin, 24 November 2014

Limbah dan Kemasan



Limbah dan Kemasan

Perspektif kami

Meningkatnya kelangkaan sumber daya berarti meningkatnya urgensi untuk lebih efisien dalam hal kemasan dan untuk menemukan solusi penanganan 'sampah pasca konsumen - kemasan dan produk yang dibuang setelah digunakan oleh konsumen kami. Kami membeli lebih dari 2,4 juta ton kemasan per tahun, dan kami bersikeras mengurangi jumlah bahan yang digunakan dan memastikan kemasan dipakai ulang atau didaur ulang.
Kami ada di jalur yang tepat untuk mencapai komitmen 2020. Jejak  total kami dari limbah kemasan yang dibuang ke tempat penimbunan sampah telah turun sebesar 11%. Faktor pendorong utama adalah desain kemasan yang efisien, penggunaan bahan yang inovatif, juga pembuangan produk saus yang jejak limbahnya besar.
Kami meluncurkan teknologi-teknologi baru untuk memperingan berat kemasan, juga teknik-teknik mutakhir untuk mengoptimalkan penggunaan bahan di ratusan ragam desain. Kami juga bekerja sama dengan pihak lain untuk menggiatkan infrastruktur daur ulang, terutama untuk bahan-bahan yang penting bagi kami tetapi sulit didaur ulang atau dipulihkan seperti sachet di negara-negara berkembang atau semprotan aerosol berbahan aluminium. Ini memerlukan waktu, tetapi sangat penting bagi jangka panjang.

Dalam operasi kami sendiri, kami juga mencapai kemajuan besar terkait target-target kami. Tim manufaktur kami telah melampaui target untuk tahun 2020, mengurangi limbah sebesar 66% per ton produksi sejak 2008. Pada tahun 2012, kami menetapkan target baru di semua lokasi kami untuk tahun 2015, yakni nihil pembuangan limbah tak berbahaya ke tempat penimbunan sampah. Tiga perempat dari tempat produksi kami kini telah berhasil mencapai ini, meningkat lebih dari 50 lokasi jika dibandingkan dengan data 2012. Sejak meluncurkan Unilever Sustainable Living Plan, kami jauh lebih baik dalam berbagi praktik terbaik di seluruh lokasi dan region, dan ini semakin mempercepat kemajuan. Misalnya saja di Amerika Latin, semula terdapat 8 lokasi yang tidak membuang limbah tidak berbahaya ke tempat penimbunan sampah pada awal tahun 2013, menjadi 33 lokasi pada akhir tahun.
Sampah adalah hal yang diproduksi setiap hari oleh manusia dalam aktivitasnya. Unilever menciptakan Sistem Bank Sampah yang akan banyak membantu kita sekaligus memberikan keuntungan!

Mengurangi limbah dari produksi
  • Pada tahun 2020 total pembuangan limbah akan setingkat dengan atau di bawah pembuangan tahun 2008 meskipun volume secara signifikan lebih tinggi.
Ini menggambarkan pengurangan sekitar 40% per ton produksi.
Dibandingkan dengan data awal tahun 1995, ini menunjukkan pengurangan sebesar 80% per ton produksi dan 70% pengurangan absolut.
  • Pada tahun 2015 semua lokasi produksi akan mencapai nol limbah tidak berbahaya di tempat penimbunan sampah.
  • Semua pabrik yang baru dibangun dirancang untuk menghasilkan kurang dari setengah limbah pada data awal di tahun 2008.
  • Limbah total yang dibuang pada tahun 2013 mengalami penurunan sekitar 97.000 ton dibandingkan tahun 2008. Ini menggambarkan pengurangan sekitar 66% per ton produksi.
Dibandingkan dengan tahun 1995, ini menunjukkan 89% pengurangan absolut.
  • 75% (186) lokasi produksi kami mencapai nol limbah tidak berbahaya di tempat penimbunan sampah pada akhir 2013, atau naik lebih dari 50 lokasi jika dibanding tahun 2012.
  • Pabrik baru di India dan Turki memulai produksi pada tahun 2013. Jika sudah beroperasi penuh, masing-masing menargetkan peniadaan pembuangan limbah tak berbahaya ke tempat penimbunan sampah, dan penurunan limbah pabrik tersebut sebesar setengah dari limbah pada data tahun 2008.
Mengurangi kemasan
  • Pada tahun 2020 kami akan mengurangi berat kemasan yang kami gunakan sebesar sepertiga dengan cara:
    • mengurangi bobot bahan
    • mengoptimalkan desain struktur dan bahan
    • mengembangkan versi konsentrat dari produk kami
    • menghilangkan kemasan yang tidak perlu.
  • Pengurangan bobot sekitar 11% per penggunaan konsumen selama 2013 dibandingkan dengan tahun 2010, dicapai melalui kombinasi pengurangan bobot, optimalisasi desain bahan, dan kompresi.
Mendaur ulang kemasan
  • Bermitra dengan industri, pemerintah dan LSM, kami bertujuan untuk meningkatkan tingkat daur ulang dan pemulihan rata-rata sebesar 5% pada tahun 2015 dan sebesar 15% pada tahun 2020 di 14 negara teratas kami. Untuk beberapa tempat ini berarti tingkat daur ulangnya sebanyak dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat.
Kami akan mempermudah konsumen dalam mendaur ulang kemasan kami, yakni dengan menggunakan bahan yang paling sesuai dengan fasilitas daur ulang di negara mereka.
  • Pada tahun 2020 kami akan meningkatkan kandungan bahan daur ulang di kemasan kami hingga tingkat setinggi-tingginya. Peningkatan ini akan berlaku sebagai katalis untuk meningkatkan tingkat daur ulang.
  • 7% peningkatan tingkat daur ulang dan pemulihan pada tahun 2013, melebihi rata-rata Indeks Pemulihan dan Daur Ulang (RRI) tahun 2010, yang dirata-rata di seluruh 14 negara terbaik kami.
  • 3.204 ton bahan daur ulang pasca-konsumen digunakan dalam kemasan plastik kaku kami selama 2013.
Pemakaian ulang kemasan
  • Kami akan menyediakan isi ulang bagi konsumen di portofolio home care dan personal care untuk memungkinkan pemakaian ulang kemasan utama.
  • Pada tahun 2013, kami memperluas portofolio kami saat ini dan memperkenalkan produk isi-ulang baru di seluruh wilayah seperti China, India, Afrika Selatan, Brasil, Argentina, dan Inggris.
Menangani limbah saset
  • Target  kami adalah untuk mengembangkan dan menerapkan model bisnis yang berkelanjutan untuk menangani aliran limbah saset kami pada tahun 2015.
  • Kami terus menggali potensi teknologi baru, namun kemajuannya lebih lamban dibanding perkiraan.
Meniadakan PVC
  • Kami akan meniadakan PVC (polyvinyl chloride) dari semua kemasan pada 2012 (jika ada solusi teknis).
  • 9999% PVC dihapuskan dari portofolio kami pada akhir 2012.
Mengurangi limbah kantor
  • Di 21 negara teratas kami, setidaknya 90% limbah kantor akan digunakan kembali, didaur ulang atau dipulihkan pada 2015 dan kami tidak akan mengirim limbah ke tempat penimbunan sampah pada 2017.
  • Pada 2015 kami akan mengurangi penggunaan kertas sebesar 30% per orang di 21 negara teratas kami.
  • Kami akan meniadakan kertas dalam faktur, kuitansi barang, proses pesanan pembelian, pelaporan keuangan dan pemrosesan pengeluaran karyawan pada 2015, jika diperbolehkan menurut hukum dan memungkinkan secara teknis.
  • 92% limbah kantor kami digunakan kembali, didaur ulang, atau dipulihkan pada 2013.
  • Pada tahun 2013, tingkat pemakaian kertas per hunian turun 37% dibanding tahun 2010.
  • 59% dari proses Business and Finance Services in-scope kami dilakukan secara elektronik.
† Secara independen telah diperiksa oleh PwC
* Target lingkungan kami dipaparkan berdasarkan ‘penggunaan per konsumen’. Ini berarti penggunaan, porsi atau penyajian produk tunggal. Kami sudah mengambil pendekatan daur kehidupan produk dengan data dasar 2010.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar